IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

APBD Kabupaten Bandung Tahun 2023 Sebesar Rp 5,4 Triliun.

ED
Kamis, 24 November 2022 | 09:51 WIB
Bagikan
APBD Kabupaten Bandung Tahun 2023 Sebesar Rp 5,4 Triliun.

VISI.NEWS | BANDUNG - Bupati Bandung H M Dadang Supriatna menghadiri rapat paripurna DPRD Kab. Bandung tentang Persetujuan terhadap RAPBD 2023 dan Persetujuan terhadap beberapa buah Raperda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (23/11/22).

Pada rapat paripurna tersebut turut dihadiri jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung dan para Anggota DPRD Kabupaten Bandung, selain jajaran Perangkat Daerah dan para camat di Kabupaten Bandung.

"Hari ini, alhamdulillah pelaksanaan rapat paripurna penetapan RAPBD 2023 sudah selesai dan beberapa buah Raperda yang sudah disepakati," ujar Dadang Supriatna usai rapat paripurna tersebut.

Bupati Bandung juga turut mengucapkan sangat terima kasih dengan adanya pembahasan APBD Kabupaten Bandung tahun 2023 yang mencapai sebesar Rp 5,4 triliun. "Besaran APBD itu tentunya diarahkan ke beberapa kegiatan yang sudah disepakati dan wajib, terutama dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Dadang mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 ada rencana pembangunan tiga buah rumah sakit, dari yang ditargetkan lima rumah sakit baru di Kabupaten Bandung. Selain itu pembangunan beberapa sekolah baru maupun rehab sekolah, dan sanitasi lingkungan.

"Tahun depan, kita menjadi tuan rumah piala dunia usia 20 yang dilaksanakan di SOR Jalak Harupat. Selain itu, kita menjadi tuan rumah pelaksanaan City Sanitation Summit. Kemudian kegiatan Pornas, yang dipastikan akan kedatangan para atlet dan tamu," tambahnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Ia berharap kepada para kepala dinas yang menjadi leading sektornya untuk menyiapkan home stay maupun tempat-tempat penginapan yang dijadwalkan. "Pada tahun 2023 itu, kita juga menambah pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sekitar Rp 30 miliar. Sebelumnya, pada 2022 sebesar Rp 40 miliar sudah digulirkan dan tahun depan sebesar Rp 30 miliar dan itu sudah disepakati, penempatan penyertaan modal non-permanen itu, di dua bank, yaitu bank BJB dan BPR Kertaraharja, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, yang berdampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi dan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto)," tuturnya.

Bupati Dadang mengatakan, bahwa dengan percepatan pertumbuhan ekonomi, ini akan berpengaruh terhadap angka pengangguran. "Tahun ini berdasarkan data BPS, yang sebelumnya pada 2021 lalu di angka 8,32 persen, saat ini sudah mencapai 6,69 persen. Artinya ada dampak secara positif, dan mudah-mudahan dengan adanya penambahan dana bergulir Rp 30 miliar, ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung lebih sejahtera lagi," ujarnya.

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah melakukan evaluasi penyertaan dana bergulir yang sebelumnya sudah digulirkan sebesar Rp 40 miliar. "Hasil evaluasi, penyerapan sangat signifikan di BPR Kertaraharja saja, penyerapannya sudah 100 persen, bahkan sekarang sudah ada dana bergulir yang kedua. BJB sudah dievakuasi secara menyeluruh dan tentunya sudah ada kesepakatan. Pada akhir bulan Maret mendatang itu 50 persen harus sudah terserap modal yang dititipkan di BJB. Kalau tidak terserap nanti ada sanksi, sanksinya mungkin ditarik," tegasnya.@gustav

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.