IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Anggaran BPMU Jangan Sampai Dipotong, Reynaldi : Kasihan Pihak Sekolah Swasta

ED
Minggu, 9 Oktober 2022 | 12:51 WIB
Bagikan
Anggaran BPMU Jangan Sampai Dipotong, Reynaldi : Kasihan Pihak Sekolah Swasta

VISI.NEWS | BANDUNG Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyoroti soal rencana pengurangan anggaran hibah Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi siswa sekolah oleh Pemprov Jabar.

Hal tersebut bisa menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan mengingat bantuan sangat dibutuhkan dalam memenuhi biaya operasional Pengurangan bantuan BPMU dari asalnya Rp700.000 per siswa setiap tahun menjadi Rp600.000.

“Sementara penerima bantuan itu totalnya ada sekitar 1,4 juta siswa di Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta, serta SMK, SMA, dan SLB swasta artinya jika bantuan dikurangi per siswa Rp100.000, maka total anggaran yang dipangkas mencapai Rp140 miliar,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini menilai, bantuan pendidikan itu sangat vital sehingga sebaiknya tidak dilakukan pemotongan, urgensi dan prioritasnya sangat jelas, itu untuk sektor pendidikan, jangan sampai mengorbankan anggaran pendidikan hanya demi dialihkan ke sektor lain.

DPRD Jabar akan mempertahankan agar BPMU Rp700.000 per tahun tidak dikurangi, itu untuk menjamin warga tidak mampu bisa mendapatkan pendidikan gratis di sekolah swasta yang kewenangannya ada di Pemprov Jabar,” sambungnya.

Reynaldi berharap hibah BPMU tidak dikurangi nilainya, sebab untuk sekolah swasta bantuan itu sangat membantu untuk gaji guru honorer yang bekisar antara Rp600.000 sampai Rp2 juta/bulan tergantung jam mengajarnya.

"Program itu sudah dijalankan sepuluh tahun lebih dari asalnya Rp350.000 terus naik hingga sekarang Rp700.000 dan belum ada cerita dikurangi. Kalau dikurangi jadi Rp600.000, dampaknya akan ke pengurangan honor guru," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.