ALVA dan Google Cloud: Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dan Mobilitas Hijau di Indonesia
Kemudahan penggunaan solusi data dari Google Cloud memungkinkan tim Business Intelligence ALVA mengurangi waktu yang dihabiskan dalam mengembangkan kode plumbing untuk mengakses data, dari 80 persen menjadi sekitar 25 persen.
ALVA juga mengintegrasikan platform datanya dengan model AI pada platform AI perusahaan Google Cloud, Vertex AI, untuk menganalisis dan mengekstraksi insights berharga guna meningkatkan pengalaman yang menyeluruh bagi pelanggan mereka. Hal ini termasuk kemampuan untuk mengekstraksi data dan insights dari data di seluruh perusahaan, terlepas dari format atau di mana data tersebut berada dalam organisasi, untuk menjawab pertanyaan tentang bisnis.
Memberikan inovasi R&D yang berbasis insights Salah satu insights penting yang dihasilkan dari platform data terintegrasi di Google Cloud yang telah memandu R&D di ALVA adalah kecemasan pengguna terkait pengisian daya kendaraan listrik (EV).
Calon pembeli sering bertanya apakah kendaraan roda dua listrik ALVA dapat menempuh jarak hingga 120 kilometer dengan sekali pengisian daya. Namun, data menunjukkan bahwa pelanggan mereka biasanya hanya berkendara sejauh 60 hingga 100 kilometer per hari. Mendalami hal ini, ALVA melakukan survei kepada pelanggan tentang kekhawatiran mereka dan terungkap bahwa pengendara sebenarnya lebih khawatir tentang ketersediaan stasiun pengisian daya pada rute yang mereka ambil daripada jarak maksimum kendaraan listrik (EV) tersebut.
“Dengan mengintegrasikan silo data di seluruh organisasi ke dalam BigQuery, tim R&D kami dapat menggunakan AI untuk menganalisis perilaku umum pengendara dan bagaimana mengatasinya dengan cara yang tidak hanya menyenangkan pengendara tetapi juga meningkatkan keunggulan kompetitif kami," kata Purbaja.
Sebagai contoh, mengintegrasikan Google Maps untuk navigasi langsung ke dasbor kendaraan dapat meningkatkan keselamatan pengendara karena mereka tidak perlu terus-menerus mengalihkan fokus ke perangkat eksternal seperti ponsel.
Fitur-fitur tersebut juga dapat diintegrasikan dengan Aplikasi My ALVA, yang sudah memanfaatkan Firestore, basis data non server milik Google Cloud untuk mencegah kehilangan data yang tidak diinginkan; Google Identity Management yang mengamankan identitas dan data pengguna di aplikasi; serta Firebase, platform pengembangan aplikasi seluler dan web dari Google yang dirancang untuk mengurangi waktu dan usaha yang dibutuhkan dalam membangun dan memelihara infrastruktur backend, memungkinkan pengembang untuk lebih fokus pada menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!