Aksi Walk Out Fraksi PDIP Saat Rapat Paripurna di DPRD Jabar, Ono Surono Angkat Bicara
VISI.NEWS | MAJALENGKA - Aksi walk out Fraksi PDI Perjuangan saat Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat kembali menyita perhatian publik.
Wakil Ketua DPRD Jabar dari Fraksi PDIP, Ono Surono, akhirnya angkat bicara terkait alasan di balik sikap politik tersebut. Menurut Ono, aksi walk out yang dilakukan pada Jumat (16/5/2025) lalu, bukanlah tindakan spontan.
Menurutnya, hal itu merupakan bentuk akumulasi dari kekecewaan yang telah lama dirasakan partainya terhadap pola komunikasi antara eksekutif dan legislatif.
Eksekutif dalam konteks ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Sebetulnya sudah disampaikan ya alasannya oleh teman-teman. Ini adalah akumulasi dari komunikasi yang tidak lancar antara Gubernur dan DPRD," kata Ono dikutip dalam keterangannya, Selasa (20/5/2025).
"Banyak program beliau (Gubernur) yang tidak terwadahi dalam RPJMD maupun RKPD yang dijalankan. Padahal, DPRD memiliki fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan," lanjutnya.
Meski demikian, Ono menyebutkan Dedi Mulyadi telah meminta maaf atas dinamika tersebut dan berkomitmen untuk memperbaiki pola komunikasi ke depan.
"Tapi ya kemarin kan Pak Gubernurnya sudah minta maaf. Minta maaf akan memperbaiki hubungan komunikasi. Ya kedepan pasti lancar," tegasnya.
Sebelumnya, suasana Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung DPRD Jabar memanas. Fraksi PDIP menyatakan walk out sesaat setelah rapat dibuka.
Doni Maradona, anggota Fraksi PDIP, menyampaikan interupsi dan menyatakan kekecewaannya atas pernyataan Dedi Mulyadi saat Musrenbang di Cirebon (7/5/2025) lalu. Doni menyebut pernyataan tersebut mendiskreditkan institusi DPRD Jabar. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!