Aksi Massa Kian Memanas, MRT Hentikan Operasional di Istora Mandiri
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - PT MRT Jakarta menutup sementara Stasiun Istora Mandiri, Senayan, Jakarta Selatan, akibat eskalasi demonstrasi yang meluas di sekitar lokasi. Pengumuman penutupan disampaikan melalui akun resmi Instagram MRT pada Jumat (29/8/2025) pukul 15.40 WIB.
Awalnya, pihak MRT hanya menutup akses keluar-masuk pintu D. Namun, beberapa saat kemudian, keputusan diperluas dengan menutup seluruh operasional stasiun. Pantauan lapangan menunjukkan rangkaian kereta tak lagi berhenti di Istora Mandiri dan langsung menuju stasiun berikutnya.
Selain itu, pintu keluar-masuk A di Stasiun Bendungan Hilir juga ditutup sementara karena meningkatnya aktivitas massa aksi.
Gelombang unjuk rasa yang memprotes besarnya gaji dan tunjangan anggota DPR/MPR sekaligus menuntut keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang dilindas rantis Brimob, terus meluas. Kericuhan pecah di beberapa titik ibu kota, termasuk di Markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Massa melempari gerbang markas dengan batu, sementara aparat menembakkan gas air mata sekitar pukul 14.50 WIB untuk membubarkan kerumunan.
Aksi solidaritas juga menjalar ke berbagai daerah. Di Bandung, ribuan mahasiswa, pengemudi ojol, dan warga mengepung Gedung DPRD Jawa Barat hingga terjadi saling dorong dengan aparat. Di Surabaya, ribuan massa memblokade Jalan Gubernur Suryo dan melakukan aksi bakar-bakaran di depan Gedung Negara Grahadi, memicu aparat menembakkan water cannon.
Sementara di Solo, massa melempari Markas Brimob Batalyon C dengan batu, botol, dan pecahan kaca, serta membakar kardus dan water barrier di Jalan Adi Sucipto.
Gelombang demonstrasi ini menunjukkan semakin meluasnya kemarahan publik atas insiden yang menewaskan Affan Kurniawan.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!