73 Ribu Penduduk Di Kab Bogor Miskin Ekstrem, Kusnadi : Pemkab Harus Garcep (Gerak Cepat)
VISI.NEWS |BOGOR - Sebanyak 73 ribu warga Kabupaten Bogor atau 1,21 persen dari jumlah penduduk mengalami kemiskinan ekstrem.
Demikian dikatakan Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar asal dapil Kabupateb Bogor Haji Kusnadi, menurutnya kemiskinan ekstrem itu harus segera ditangani.
"Saya yakin jika seluruh dinas bersinergi berkolaborasi untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bogor, pasti bisa," katanya.
Menurutnya, Pemkab Bogor telah menyisihkan dua persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk menstimulus masyarakat miskin melalui berbagai program.
"Berbagai program itu berkaitan dengan sektor perekonomian, dua persen DTU nominal sekitar Rp. 14 miliar, terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH)," sambungnya.
Beberapa strategi yang diyakini dapat mengatasi masalah kemiskinan ekstrem tersebut yaitu menyalurkan bantuan sosial kepada seribu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Kemudian, menggelar operasi pasar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, optimalisasi satgas pangan, percepatan realisasi APBD Samisade, penyaluran bantuan dan insentif," urainya.
Diperlukan pemeriksaan terhadap data kemiskinan ekstrem yang dirilis oleh pemerintah pusat, sehingga penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Bogor bisa tepat sasaran.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!