6 Red Flag dalam Diri Sendiri yang Bisa Menghambat Perkembangan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 14 Mei 2025 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Istilah red flag kerap dikaitkan dengan hubungan asmara atau tanda bahaya dari orang lain. Namun, tanpa disadari, sinyal bahaya ini juga bisa muncul dari dalam diri sendiri. Para ahli menilai, kebiasaan atau pola pikir tertentu bisa menjadi penghambat dalam pengembangan diri, bahkan berisiko memicu gangguan mental.
Melansir Psych2Go dan sejumlah referensi psikologis lainnya, berikut adalah enam red flag dari dalam diri sendiri yang penting untuk dikenali dan diatasi:
1. Kebiasaan Merendahkan Diri
Menurut psikolog Dr. Elizabeth Scott, pola pikir negatif terhadap diri sendiri seperti menyindir diri dengan ucapan 'Aku gagal' atau 'Aku bodoh' bisa mengikis rasa percaya diri. Kebiasaan ini berpotensi menurunkan motivasi dan meningkatkan risiko depresi.2. Ketergantungan pada Pengakuan Sosial
Terlalu membutuhkan validasi dari orang lain bisa jadi pertanda rendahnya harga diri. Menurut penulis kesehatan mental Marissa Pomerance, individu dengan kecenderungan ini kerap terjebak dalam hubungan tidak sehat karena takut ditolak.3. Sikap Terlalu Mengontrol
Selalu merasa harus memperbaiki situasi atau mengatur segalanya bisa menjadi gejala keinginan neurotik untuk mengontrol, kata Dr. Christine Adams dari Psychology Today. Ini sering kali bersumber dari perasaan tidak aman yang disembunyikan lewat dominasi.4. Perfeksionisme Berlebihan
Perfeksionisme yang tidak realistis dapat menimbulkan tekanan batin. Orang dengan tuntutan tinggi terhadap dirinya sendiri rentan mengalami stres, kekecewaan, hingga perasaan gagal yang berulang.5. Takut Kedekatan Emosional
Gaya keterikatan avoidant membuat seseorang menjauh secara emosional dan cenderung menghindari konflik. Menurut Better Help, pola ini berpotensi merusak hubungan karena individu memilih menarik diri, bahkan menghilang tanpa penjelasan (ghosting).6. Kecanduan Media Sosial
Kecanduan media sosial sering dianggap sepele. Namun studi Hou dkk. (2019) menunjukkan dampaknya nyata terhadap kesehatan mental: menurunnya rasa percaya diri, meningkatnya rasa cemas, insomnia, dan penurunan kualitas hubungan sosial di dunia nyata. Para pakar mengingatkan pentingnya kesadaran terhadap red flag dari dalam diri. Refleksi dan upaya perbaikan bisa menjadi langkah awal menuju kesehatan mental dan pertumbuhan pribadi yang lebih baik. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!