Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

500 Km Jalan Kabupaten di Sukabumi Rusak Berat

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Desember 2025 | 00:45 WIB
Bagikan
500 Km Jalan Kabupaten di Sukabumi Rusak Berat

VISI.NEWS | SUKABUMI - Sepanjang 500 kilometer jalan berstatus kabupaten di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, dalam kategori rusak berat. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus.

Uus menuturkan total panjang jalan yang berstatus kabupaten mencapai 1.424,36 kilometer. Dari total panjang jalan itu, sekitar 40,70 persen dalam kondisi baik, sisanya dalam kategori rusak ringan dan rusak sedang.

"Adapun jalan kabupaten yang rusak berat yakni 35,63 persen atau 507,46 kilometer," ujarnya.

Uus menyatakan, pada tahun 2025 pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 149 miliar untuk penanganan infrastruktur jalan kabupaten.

Lebih lanjut Uus menyatakan untuk perbaikan jalan di tahun 2025, mayoritas menggunakan metode hotmix. Sementara pengecoran hanya diterapkan pada titik-titik tertentu, seperti jalan yang dilalui kendaraan angkutan berat.

Uus menyatakan perbaikan jalan dengan metode pengecoran membuat umur jalan lebih panjang, akan tetapi biayanya relatif lebih tinggi yakni mencapai 2 kali dari biaya hotmix.

"Kecuali yang memang tingkat volume bebannya tinggi, banyak dilintasi oleh kendaraan angkutan berat contoh ruas Pangleseran-Cibatu, walau pun mahal agar umur jalan lebih panjang, karena kalau aspal dengan beban yang melebihi kapasitas umurnya tidak panjang," ujarnya.

Uus menuturkan untuk mencapai tingkat kemantapan jalan kabupaten hingga 80 persen, dibutuhkan anggaran yang besar, yakni sekitar Rp 1,3 triliun.

"Kita butuh anggaran perbaikan Rp 1,3 triliun untuk kemantapan jalan 80 persen," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.