47 Orang Terluka dalam Kericuhan Bantuan Gaza, PBB Soroti Peran Israel
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 28 Mei 2025 | 21:00 WIB
VISI.NEWS | GAZA - Proses distribusi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza kembali diwarnai kekerasan. Pada Selasa (27/5/2025), kericuhan pecah saat warga Palestina berebut bantuan di pusat distribusi yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF).
Menurut laporan dari AFP, pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang tengah mengantre bantuan. Kantor Hak Asasi Manusia PBB di Palestina menyatakan sedikitnya 47 orang terluka, sebagian besar akibat tembakan senjata api.
"Dari informasi yang kami miliki, ada sekitar 47 orang yang terluka dalam insiden hari Selasa," ujar Ajith Sunghay, kepala kantor HAM PBB untuk wilayah Palestina.
Ia menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi dan jumlah korban bisa bertambah.
Insiden ini terjadi di tengah upaya distribusi bantuan setelah Israel memperketat blokade di Gaza selama lebih dari dua bulan. Sistem penyaluran bantuan yang baru,yang melibatkan GHF, menuai kritik dari berbagai lembaga internasional, termasuk PBB. Mereka menolak bekerja sama dengan GHF karena dinilai bekerja sama dengan Israel tanpa keterlibatan otoritas Palestina.
"Kami telah menyampaikan banyak kekhawatiran dengan mekanisme ini," ujar Sunghay.
"Apa yang kami lihat kemarin adalah contoh yang sangat jelas tentang bahaya mendistribusikan makanan dalam situasi seperti yang dilakukan GHF," sambungnya.
Sementara itu, militer Israel membantah tudingan penembakan langsung. Dalam pernyataannya, IDF mengklaim hanya menembakkan peluru peringatan di area luar kompleks dan berhasil mengendalikan situasi setelah kericuhan terjadi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!