Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

23 Titik Bencana dalam 2 Hari, Kabupaten Sukabumi Dilanda Banjir hingga Pergerakan Tanah

Desi Rossilawati
Rabu, 4 Desember 2024 | 12:16 WIB
Bagikan
23 Titik Bencana dalam 2 Hari, Kabupaten Sukabumi Dilanda Banjir hingga Pergerakan Tanah

VISI.NEWS | SUKABUMI - Cuaca ekstrim yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) mengakibatkan terjadinya bencana banjir, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang di beberapa wilayah.

"Bencana tersebut terjadi tersebar di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi seperti Ciemas, Palabuhanratu, Cidolog dan utara Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan serta assesment," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Untuk banjir, Daeng menuturkan hingga kini masih terjadi di beberapa kecamatan yang tergenang air dengan debet air yang cukup besar.

Menurut dia, banjir terjadi karena beberapa wilayah tersebut dekat dengan sungai yang ketika terus menerus diguyur hujan membuat sungai meluap.

Daeng menyatakan, penanganan bencana terkendala oleh sinyal yang serta putusnya listrik dibeberapa lokasi bencana. Kemudian longsor, banjir dan pergerakan tanah menyulitkan tim relawan serta BPBD mengakses lokasi kejadian bencana.

Menurut dia hingga Rabu siang masih terjadi bencana namun laporannya belum masuk.

"Jadi disamping sinyal terganggu, terus dalam penanganan dengan adanya longsoran dan pergerakan tanah membuat kendaraan tak bisa lewat," kata Daeng.

Data sementara titik bencana yang terjadi Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.