Atlet Gulat Kab. Bandung Siap Berlaga di PON Sumut Aceh
VISI.NEWS | IBUN - Empat atlet cabang olahraga gulat asal Kabupaten Bandung siap memperkuat Kontingen PON Jawa Barat untuk berlaga di PON Sumut Aceh tahun 2024 mendatang. Empat atlet cabang olahraga gulat itu dari 14 atlet gulat yang rencananya dipersiapkan di PON Sumut Aceh tersebut, dan 10 atlet lainnya dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat.
Empat atlet gulat asal Kabupaten Bandung itu, yakni Hamdiyan Rahmat, Ikbar Gustiana, Jajang Juandi dan Dimas Maulana, ditambah satu orang pelatih.
"Empat atlet gulat asal Kabupaten Bandung itu yang akan memperkuat Kontingen PON Jawa Barat di PON Sumut Aceh 2024 mendatang. Alhamdulillah pada babak kualifikasi PON di Jakarta, atlet gulat Dimas bisa dapat medali emas," kata H. Yoyo Hartoyo, Sesepuh sekaligus Pelatih Atlet Gulat asal Kabupaten Bandung saat ditemui di rumahnya, Desa Lampegan Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Senin (29/4/2024).
Menurut Yoyo, para atlet gulat itu saat ini sedang melewati proses pelatihan daerah (Pelatda) di GOR Pajajaran Kota Bandung.
"Berharap para atlet gulat itu bisa meraih medali emas di PON Sumut Aceh 2024. Yang jelas, para atlet gulat asal Kabupaten Bandung siap berangkat ke PON," harap Yoyo.
Disampingi mempersiapkan para atlet yang akan berjaga di PON Sumut Aceh, Yoyo selaku pengasuh cabang olahraga gulat asal Kabupaten Bandung yang bernaung di bawah KONI Kabupaten Bandung, juga mempersiapkan para atlet gulat untuk berlaga di even rutin Porprov 2026 di Bogor Jawa Barat mendatang.
Meski masih ada waktu yang cukup lama untuk mengoptimalkan kesiapan para atlet gulat, Yoyo sudah melakukan pembinaan terhadap atlet untuk mematangkan proses pelatihan dalam upaya mengejar raihan target 100 medali emas pada Porprov tersebut. Hal itu sebagaimana yang ditargetkan KONI Kabupaten Bandung.
Atlet gulat yang dipersiapkan untuk Porprov 2026 itu, katanya, dengan usia minimal 17 tahun dan maksimal 25 tahun. Para atlet potensial untuk dipersiapkan berlaga di Porprov itu, saat ini sedang melewati proses pelatihan empat kali dalam seminggu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!