14 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Berstatus Selesai Penanganan Darurat
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan dari jumlah 39 kecamatan yang terdampak bencana hidrometeorologi, 14 diantaranya dinyatakan selesai penanganan darurat.
Dalam laporan sementara penanganan tanggap darurat yang diupdate pada Minggu (15/12/2024) pukul 17.00 WIB, 14 kecamatan itu terdiri dari Cidadap, Sukaraja, Nagrak, Cicurug, Sukalarang, Cicantayan, Kabandungan, Parungkuda, Cibadak, Gunungguruh, Caringin, Parakansalak, Cisaat dan Cidahu.
Bencana banjir bandang, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang itu menyebabkan 23.318 jiwa terdampak dengan jumlah pengungsi mencapai 13.446.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan wilayah yang terdampak bencana banjir bandang, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang pada Rabu (4/12/2024) lalu mulai berkurang.
Menurut Marwan, dari 39 kecamatan yang terdampak, 14 kecamatan sudah tertangani. Sehingga masih ada 25 kecamatan yang masih dilakukan penanganan secara terus menerus.
“Dari 39 kecamatan, itu yang bisa dilakukan percepatan perbaikan baik infrastruktur maupun dorongan-dorongan kebijakan ke masyarakat tinggal tersisa sekarang 25 kecamatan," kata Marwan usai penerimaan bantuan makanan dari DKPP Jabar yang secara simbolis diserahkan Pj Gubernur Bey Machmudin di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Minggu.
Marwan memastikan bantuan logistik terus mengalir ke daerah-daerah terdampak bencana. Meskipun ada beberapa daerah yang tersendat pendistribusian logistiknya karena jalan yang terdampak bencana, seperti di wilayah Kecamatan Kalibunder, Kecamatan Cidolog dan Kecamatan Tegalbuleud.
Menurut Marwan, distribusi logistik ke daerah itu harus mempergunakan kendaraan yang biasa dipakai offroad, mengingat banyak jalan yang sulit diakses karena dampak bencana.
Selain bantuan logistik, Pemkab Sukabumi juga mengirimkan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan DPPKB ke lokasi bencana. @andri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!