Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

14 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Berstatus Selesai Penanganan Darurat

Desi Rossilawati
Senin, 16 Desember 2024 | 07:00 WIB
Bagikan
14 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Berstatus Selesai Penanganan Darurat

VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan dari jumlah 39 kecamatan yang terdampak bencana hidrometeorologi, 14 diantaranya dinyatakan selesai penanganan darurat.

Dalam laporan sementara penanganan tanggap darurat yang diupdate pada Minggu (15/12/2024) pukul 17.00 WIB, 14 kecamatan itu terdiri dari Cidadap, Sukaraja, Nagrak, Cicurug, Sukalarang, Cicantayan, Kabandungan, Parungkuda, Cibadak, Gunungguruh, Caringin, Parakansalak, Cisaat dan Cidahu.

Bencana banjir bandang, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang itu menyebabkan 23.318 jiwa terdampak dengan jumlah pengungsi mencapai 13.446.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan wilayah yang terdampak bencana banjir bandang, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang pada Rabu (4/12/2024) lalu mulai berkurang.

Menurut Marwan, dari 39 kecamatan yang terdampak, 14 kecamatan sudah tertangani. Sehingga masih ada 25 kecamatan yang masih dilakukan penanganan secara terus menerus.

“Dari 39 kecamatan, itu yang bisa dilakukan percepatan perbaikan baik infrastruktur maupun dorongan-dorongan kebijakan ke masyarakat tinggal tersisa sekarang 25 kecamatan," kata Marwan usai penerimaan bantuan makanan dari DKPP Jabar yang secara simbolis diserahkan Pj Gubernur Bey Machmudin di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Minggu.

Marwan memastikan bantuan logistik terus mengalir ke daerah-daerah terdampak bencana. Meskipun ada beberapa daerah yang tersendat pendistribusian logistiknya karena jalan yang terdampak bencana, seperti di wilayah Kecamatan Kalibunder, Kecamatan Cidolog dan Kecamatan Tegalbuleud.

Menurut Marwan, distribusi logistik ke daerah itu harus mempergunakan kendaraan yang biasa dipakai offroad, mengingat banyak jalan yang sulit diakses karena dampak bencana.

Selain bantuan logistik, Pemkab Sukabumi juga mengirimkan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan DPPKB ke lokasi bencana. @andri.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.