Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

10 Pegawai RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Positif Napza

Desi Rossilawati
Jumat, 15 Agustus 2025 | 21:06 WIB
Bagikan
10 Pegawai RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Positif Napza
VISI.NEWS | SUKABUMI - Sebanyak 10 orang pegawai RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat, dinyatakan positif narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) berdasarkan dari hasil screening program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dilaksanakan pada Juli lalu. Plt Direktur Utama RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi menyatakan screening merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh pihak rumah sakit. Menurutnya, pada pelaksanaan tahun kemarin hasilnya negatif. Sedangkan pada tahun ini terdapat temuan penyalahgunaan napza. "Di screening saat ini kami menemukan ada penyalahgunaan napza," ujar Yanyan, Jumat (15/8/2025). Dari 10 pegawai tersebut, 4 orang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara 6 lainnya merupakan tenaga kerja kontrak dan pekerja outsourcing. Secara profesi, 5 orang merupakan perawat, 4 dari bagian administrasi, dan seorang merupakan tenaga outsourcing. Mereka seluruhnya adalah laki-laki. Yanyan menyebutkan, pegawai non-ASN yang terlibat telah diberhentikan dari pekerjaannya. Sementara bagi ASN yang terlibat ditindak sesuai regulasi tentang hukuman disiplin ASN, melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat. Kasus ini juga telah dilaporkan kepada Wali Kota Sukabumi. "Jadi saat ini yang 4 sudah berproses ke BKPSDM dan ke pak wali juga Inspektorat sesuai dengan prosedur di kepegawaian," ujarnya. Terkait kemungkinan pelaporan kepada pihak kepolisian, rumah sakit masih menunggu arahan dari BKPSDM. "Nanti mungkin setelah diselesaikan secara administratif kepegawaian, arah berikutnya apa kami harus melaporkan ke polres itu nanti sesuai dengan kewenangan hasil pemeriksaan lebih lanjut," kata Yanyan. Yanyan juga mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit telah menerapkan sistem pengamanan ketat untuk pengelolaan obat, termasuk obat-obatan yang tergolong napza. Kotak penyimpanan obat dilengkapi dengan teralis besi dan kunci ganda. Meski demikian, dia mengakui kerap kali ada selisih persediaan obat. "Jadi kalau untuk box obat napza itu pakai terali besi, kuncinya juga ada dua. Kami sudah perketat secara sistem, perketat secara alur tapi memang tetap saja ada pegawai yang menggunakan. Kadang-kadang ada selisih antara stock dengan barang yang ada di lapangan, tapi itu selalu kami konfirmasi dan kroscek. Tapi mereka ada yang mendapatkan dari luar," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.