IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

1.333 Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, 74 Masih Dirawat

Desi Rossilawati
Sabtu, 27 September 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
1.333 Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, 74 Masih Dirawat

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG BARAT - Sebanyak 1.333 siswa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagian korban sudah sembuh namun sebagian lagi masih dirawat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan masih ada 74 siswa yang dirawat di RSUD Cililin dan posko penanganan Gor Kecamatan Cipongkor. Mereka rata-rata mengeluhkan gejala mual, muntah, hingga sesak napas.

"Saat ini masih ada 74 siswa yang dirawat di beberapa tempat, utamanya di RSUD Cililin sebagai rumah sakit rujukan. Ada juga yang masih di Gor Kecamatan Cipongkor," kata Jeje dikutip dalam keterangannya, Sabtu (27/9/2025). Jeje memastikan tidak ada penambahan pasien baru dalam kasus keracunan massal tersebut. Meskipun masih ada pasien yang dinyatakan sembuh kembali bergejala dan ditangani di posko Gor Cipongkor.

"Saat ini sudah tidak ditemukan kasus baru. Maka status KLB (Kejadian Luar Biasa) resmi kami hentikan sejak ditetapkan pada Selasa (23/9/2025)," kata Jeje. BGN dan pemerintah daerah kemudian menghentikan sementara operasional tiga Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memicu keracunan massal. Tiga SPPG yang ditutup sementara itu di antaranya SPPG di Kampung Cipari, Desa Cijambu, serta SPPG di Desa Neglasari, Kecamatan Parongpong. Serta satu SPPG di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas. "Yang ditutup itu cuma 3, jadi cuma yang di Cipongkor (2 SPPG) sama yang di Cihampelas saja (1 SPPG)," kata Jeje. Tiga SPPG itu akan dievaluasi terlebih dahulu berkaitan dengan kasus keracunan massal tersebut. Evaluasi dilakukan sampai hasil uji sampel di Labkesda Jawa Barat keluar.

"Jadi dievaluasi dulu berkaitan dengan kasus ini. Sekarang masih uji sampel di Labkesda, kita tunggu saja hasilnya seperti apa. Karena sudah dicek juga oleh BGN (Badan Gizi Nasional) dan oleh Pak Cucun (Wakil Ketua DPR RI)," kata Jeje. Sementara SPPG lainnya yang ada di Bandung Barat tetap beroperasi. Menurutnya program tersebut tetap dianggap penting buat mengurangi beban pengeluaran orangtua. "Saya kira ini program yang bagus, dirasakan manfaatnya oleh 200 ribu pelajar di Bandung Barat. Mengurangi beban orangtua juga," kata Jeje. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.